SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)

Peningkatan pemahaman lingkungan melalui pemanfaatan limbah minyak jelantah di Desa Segorotambak

Musyaffa, Naufal Dzikri (Unknown)
Matovanni, Maudy Pratiwi Novia (Unknown)
Patty, Bernice Barbarossa Adine Romansa (Unknown)
Afifah, Aynia Ayu Nur (Unknown)
Pertiwi, Beta Cahaya (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Nov 2025

Abstract

Abstrak Limbah minyak jelantah merupakan permasalahan lingkungan yang signifikan di Desa Segorotambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Masyarakat umumnya membuang limbah minyak jelantah ke saluran air atau menjualnya kepada tengkulak, yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah berupa lilin aroma terapi dan sabun cuci. Kegiatan pengabdian dilakukan pada Sabtu, 31 Mei 2025 di Balai Desa Segorotambak dengan menggunakan metode survei, sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner. Proses pelatihan mencakup tahap pemurnian minyak jelantah, pembuatan lilin aromatik dengan campuran parafin dan minyak jelantah, pembuatan sabun melalui proses saponifikasi, serta sosialisasi penjualan online pada e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap bahaya dan pengelolaan minyak jelantah, serta kemampuan mereka dalam memproduksi dan memasarkan produk hasil olahan menjadi 95%. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan pemberdayaan komunitas. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan dengan dukungan evaluasi dan inovasi lanjutan. Kata kunci: limbah minyak jelantah; sabun cuci; lilin aroma terapi; pemasaran digital; ekonomi hijau Abstract Waste cooking oil is a significant environmental problem in Segorotambak Village, Sedati District, Sidoarjo Regency. People generally dump the waste into drains or sell it to middlemen, which has the potential to cause health risks and environmental pollution. This community service activity aims to increase community awareness and skills in managing waste cooking oil into value-added products in the form of aromatic candles and soap. The methods used include surveys, socialization, direct practice training, and evaluation through pre-tests and post-tests using questionnaires. The training process includes the stages of refining used cooking oil, making aromatic candles with a mixture of paraffin and used cooking oil, making soap through the saponification process, and socializing online sales on e-commerce. The results of the activity showed an increase in community understanding of the dangers and management of used cooking oil, as well as their ability to produce and market processed products. This activity not only contributes to waste reduction, but also opens up economic opportunities and community empowerment. This program is expected to be sustainable with the support of further evaluation and innovation. Keywords: waste of cooking oil; solid soap; aromatherapy candle; digital marketing; green economic

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...