Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa kelas III di MI Ash-Shobirin Samarinda yang mengalami kesulitan membaca, baik dalam aspek teknis maupun pemahaman bacaan. Kesulitan tersebut menuntut adanya strategi khusus dari guru untuk membantu meningkatkan kemampuan membaca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis strategi yang digunakan guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan (2) mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan membaca yang dialami siswa kelas III.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian melibatkan guru kelas III serta siswa yang mengalami kesulitan membaca. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk memastikan keabsahan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di MI Ash-Shobirin menerapkan beberapa strategi dalam mengatasi kesulitan membaca siswa, antara lain pendekatan individual, bimbingan belajar tambahan dalam kelompok kecil, latihan membaca berulang, serta metode pembelajaran berbasis permainan (game-based learning). Selain itu, kerja sama antara guru, orang tua, dan kepala sekolah juga diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung.
Copyrights © 2025