Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Vol. 2 No. 3 (2015): JURNAL AGROMEDICINE

Korelasi antara Pemakaian Oksitosin Drip pada Ibu dengan Angka Kejadian Hiperbilirubinemia Neonatal

Andhika Razannur Harjanto (Unknown)
Muhartono Muhartono (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2015

Abstract

Pemakaian oksitosin drip dalam menginduksi kelahiran sudah menjadi hal yang lumrah dalam ilmu kedokteran obstetrik. Oksitosin merupakan suatu hormon yang diproduksi pada bagian supraoptik dan paraventrikuler dari hipotalamus yang memiliki peran utama sebagai neuromodulator di otak. Salah satu fungsi dari oksitosin adalah untuk menginduksi kelahirandengan cara menimbulkan atau meningkatkan kontraksi/his dari uterus. The Institute for Safe Medication Practices menyatakan oksitosin sebagai obat dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi. Terdapat beberapa kekhawatiran bahwa pemakaian dosis tinggi memiliki potensial untuk menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, salah satunya adalahterjadinya hiperbilirubinemia neonatal seperti yang diungkapkan oleh penelitian Sunit Singhi dan Merhaban Singh dari Department of Paediatrics, All-India Institute of Medical Sciences. Hiperbilirubinemia neonatal adalah istilah yang dipakai untuk ikterus neonatorum setelah ada hasil laboratorium yang menunjukkan peningkatan kadar serum bilirubin danmerupakan salah satu penyebab utama dari kerusakan otak pada neonatus yang dapat dicegah. [J Agromed Unila 2015;2(3):278-283].Kata kunci: hiperbilirubinemia neonatus, jaundice, oksitosin

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, ...