Pencemaran logam lingkungan adalah salah satu masalah global yang serius dengan efek kesehatan yang parah karena persistensi dan akumulasinya dalam organisme hidup. Ikan adalah makanan laut yang paling umum dikonsumsi secara global. Konsumsi ikan merupakan jalur utama paparan logam berat, seperti kadmium (Cd), timbal (Pb), dan merkuri (Hg) pada manusia. Ikan teri (Stolephorus indicus) adalah ikan tingkat trofik rendah yang memakan zooplankton, udang, udang, dan amphipoda. Ikan teri merupakan salah satu komoditas perikan lauttertinggi di bandarlampung pada tahun 2021 yaitu sebesar Rp 5.084.122.700 dengan volume penangkapan mencapai 237.552 kg. Pemantauan konsentrasi logam dalam ikan penting sebagaiĀ bioindikator pencemaran lingkungan laut, menilai risiko kesehatan konsumsi ikan yang telah terkontaminasi, dan memastikan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan keamanan pangan.Kata kunci: Ikan teri, Kontaminasi, Logam berat, Stolephorus indicus
Copyrights © 2023