Penelitian skripsi ini berangkat dikarenakan adanya problematika dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang masih menggunakan metode kuno secara teacher center dan ceramah sehingga pembelajarannya membosankan dan kurang diminati. Hal ini menyebabkan peserta didik mengalami stagnasi dan tidak dapat mengalami perubahan dalam kemampuan berpikir secara kritis. Sekolah SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tidak diutamakan sebab lebih memfokuskan terhadap pembelajaran bahasa asing sehingga hal ini kurang optimal bagi peserta didik untuk berpikir secara kritis. Pembelajaran transformatif berbasis kognitif rasional mengkonseptualisasikan untuk mendorong, memberikan pemahaman peserta didik agar dapat berpikir secara kritis. Dalam penelitian ini merumuskan masalah yakni apakah terdapat pengaruh pembelajaran transformatif berbasis pendekatan kognitif rasional terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IX SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo?. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu secara kuantitatif menggunakan metode quasi eksperimen desain non-equivalent control grup. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas IX di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh kelas IX - B sebagai kelas eksperimen dan kelas IX - C sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu menggunakan lembar soal tes dan angket. Pengujian instrument penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses penerapan pembelajaran transformatif berbasis kognitif rasioanal berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2025