Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada era global menghadapi tuntutan untuk lebih adaptif, inovatif, dan kontekstual agar mampu menjawab dinamika sosial, teknologi, dan kebutuhan kompetensi abad ke-21. Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang tidak hanya menekankan pengetahuan faktual, tetapi juga pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, literasi teknologi, serta literasi sosial-kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan materi pembelajaran IPS yang relevan dengan konteks kehidupan peserta didik melalui studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah tahun 2020–2025, termasuk jurnal, buku, laporan penelitian, dan prosiding ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan materi IPS yang efektif harus berlandaskan prinsip relevansi, kebermaknaan, akurasi data, interaktivitas, aktualitas isu, keterbacaan, serta integrasi nilai-nilai sosial. Proses seleksi dan organisasi konten harus mempertimbangkan sifat multidisipliner IPS melalui pendekatan integratif tematik dan spiral. Selain itu, pengembangan materi berbasis masalah sosial kontemporer terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi sosial peserta didik. Adaptasi materi untuk keberagaman siswa, melalui diferensiasi konten dan proses, integrasi kearifan lokal, serta penggunaan multimodal media, menjadi faktor penting dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan materi IPS memerlukan pendekatan sistematis dan komprehensif yang menghubungkan teori, konteks sosial, dan inovasi pedagogis untuk menghasilkan pembelajaran yang relevan dan bermakna bagi peserta didik.
Copyrights © 2026