Desa Banyukapah Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang terdapat Daerah Irigasi Sumber Nyukapah yang luas operasionalnya 15 hektar, yang merupakan jaringan irigasi permukaan. Kebutuhan air irigasi pada musim kemarau di Daearah Irigasi Sumber Nyukapah masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi air tanah dalam mencukupi kebutuhan air irigasi dan mengetahui potensi perubahan status daerah irigasi permukaan menjadi air tanah. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur debit air di pompa dan menghitung kapasitas tampungan mata air serta menganalisis potensi aliran dasar melalui pengalihragaman hujan menjadi debit. Dari hasil penelitian di dapatkan debit air yang tersedia di tampungan mata air yaitu 0,009 m³/det dan untuk sumur pompa sebesar 0,017 m³/det dan kondisi air permukaan rata-rata 0,011 m³/det. Kebutuhan air irigasi di D.I Sumber Nyukapah berdasarkan pola tata tanam eksisting yaitu sebesar 0,002 – 0,032 m³/det. Indeks pertanaman untuk 15 hektar pada pola tanam padi-padi-padi mencapai 300%. Keseimbangan air antara ketersediaan dan kebutuhan air irigasi belum mencukupi atau masih adanya defisit air yaitu pada pemakaian air dengan sumur pompa dan tampungan air tanah terutama pada bulan juli agustus September pada masa tanan II dan pada bulan tersebut adalah musim kemarau. Berdasarkan hal itu maka Daerah Irigasi Sumber Nyukapah masih belum bisa dialihkan menjadi jaringan irigasi air tanah karena potensi air tanah nya belum mencukupi kebutuhan air irigasi. Kata kunci: Air Tanah, Kebutuhan Air, Pola Tanam, Jaringan Irigasi, Keseimbangan Air.
Copyrights © 2026