Bangunan bagi modifikasi dengan kombinasi ambang tajam dan orifice dikembangkan untuk meningkatkan keakuratan distribusi debit pada jaringan irigasi tiga arah aliran. Penelitian ini dilakukan melalui pengujian model fisik di laboratorium dengan menggunakan tiga skenario yaitu ambang tanpa orifice, orifice berdiameter 6 cm, dan 8 cm. Hasil menunjukkan bahwa proporsionalitas pembagian debit pada semua konfigurasi masih menunjukkan dominasi aliran ke saluran tengah. Rasio debit saluran untuk skenario terbaik (ambang dengan orifice D = 8 cm) mencapai 1,03:1,24:1,00, mendekati distribusi ideal. Nilai koefisien debit (Cd) pada orifice diketahui bahwa saluran tengah memiliki nilai koefisien debit yang lebih besar dibandingkan saluran kanan dan kiri, sedangkan nilai koefisien debit (Cd) ambang pada saluran tengah, kanan, dan kiri diketahui tidak jauh berbeda. Berdasarkan bilangan Froude, kondisi aliran menunjukkan transisi dari subkritis di hulu menjadi superkritis di hilir pada ketiga skenario, mengindikasikan perubahan signifikan dalam karakteristik aliran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam desain bangunan irigasi yang lebih efisien dan tepat guna.
Copyrights © 2026