Bangunan bagi sadap merupakan salah satu komponen penting dalam sistem irigasi yang berfungsi untuk membagi dan menyadap aliran air. Permasalahan yang sering dijumpai adalah ketidakproporsionalan pembagian debit air. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas modifikasi bangunan bagi sadap dengan menambahkan kombinasi antara ambang tajam dan orifice, serta menggunakan tiga arah aliran sebagai pendekatan inovatif dalam pembagian debit. Pada hasil rerata rasio pemabagian debit pada saluran 1, saluran 2, dan saluran 3 adalah 1,03:1,22:1,00. Dengan nilai Cd ambang berkisaran 0,653 – 0,720, sedangkan nilai Cd orifice 6 cm adalah 0,615; 0,672; 0,594 dan nilai Cd orifice 8 cm adalah 0,606; 0,677; 0,580. Kemudian pada analisis aliran menunjukkan bahwa kondisi aliran hulu ambang cenderung subkritis, sedangkan setelah ambang dan hilir ambang berubah menjadi superkritis.
Copyrights © 2026