Pengembangan PLTM menjadi bagian penting dalam mendukung penyediaan energi terbarukan yang berkelanjutan. Penelitian ini menyajikan perencanaan anggaran dan penjadwalan proyek PLTM Batu Brak dengan memanfaatkan metode fasttrack dan crashing sebagai pendekatan percepatan durasi. Proses analisis meliputi perhitungan kebutuhan sumber daya, pemetaan ketergantungan antar aktivitas, serta penyusunan dan optimalisasi jadwal. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode crashing mampu menghemat biaya proyek sebesar 4% dan memangkas waktu pelaksanaan sebesar 1,1%, sementara metode fasttrack menghasilkan penghematan biaya 2% dan pemangkasan waktu sebesar 1,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua metode efektif diterapkan dalam perencanaan dan pengelolaan proyek energi terbarukan, khususnya untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya konstruksi.
Copyrights © 2026