Desa Pulung yang terletak di Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, telah lama mengalami kekurangan air, terutama selama musim kemarau, sehingga pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari menjadi terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mengatasi masalah kekeringan pada lokasi penelitian, dengan cara mengoptimalisasi pemanfaatan air tanah dan merencanakan jaringan distribusi air bersihnya. Meotode yang digunakan adalah metode geolistrik dan perencanaan sistem distribusi air bersih melalui software WaterCAD v8i. Hasil dari pendugaan geolistrik di tiga titik uji di area studi, setelah diolah dengan program IPI2WIN dan Progress 3.0, mengidentifikasi empat lapisan litologi: Andesit, Tufa, Breksi-Lava, dan Breksi, yang diklasifikasikan berdasar resistivitasnya. Potensi debit air tanah dihitung dengan persamaan Darcy, menghasilkan total potensi debit sebesar 5,78 liter/detik. Rencana sistem distribusi air bersih melibatkan penggunaan sumur bor, pompa submersible, tandon, dan pipa PVC. Berdasarkan Permen PU No. 18/PRT/M/2007, analisis hidraulik menunjukkan bahwa sistem distribusi memenuhi standar yang ditetapkan, dengan kecepatan aliran antara 0,1 – 0,67 m/s, headloss gradient antara 0,037 – 6,372 m/km, dan tekanan antara 1,26 – 7,97 atm. Total anggaran yang diperlukan untuk pembangunan jaringan distribusi air bersih di Desa Pulung adalah Rp3.029.379.466,42.
Copyrights © 2026