Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tafsir maqāşidī sebagai model metodologi komprehensif pemahaman Al-Qur’an moderat dengan mendalami definisi, sejarah, dan kerangka metodologi tafsir tersebut melalui empat tokoh utama: Muhammad al-Ţāhir ibn ‘Āsyūr, Jasser Auda, Waşfī ‘Āsyūr ‘Ali Abū Zayd, dan Abdul Mustaqim. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif yang bersifat kualitatif (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir maqāşidī tidak hanya menafsirkan ayat Al-Qur’an secara literal tetapi menitikberatkan pada penggalian tujuan dan maksud (maqāşid) ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan mensintensiskan pemikiran dari empat tokoh, tafsir maqāşidī mampu membangun paradigma pemahaman Al-Qur’an yang inklusif, berkeadilan, dan proporsional karena berbasis kemaslahatan (maşlaḥah). Dengan demikian, tafsir maqāşidī dapat dijadikan model metodologi komprehensif yang mendukung pemahaman Al-Qur’an moderat yang relevan dengan kondisi masyarakat kontemporer yang multikultural. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas wawasan metodologis penafsiran Al-Qur’an yang komprehensif untuk menghadirkan pemahaman Al-Qur’an yang moderat.
Copyrights © 2025