Perkembangan teknologi digital dalam dua dekade terakhir telah membawa transformasi signifikan di berbagai bidang, termasuk teologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam studi, praktik, dan penyebaran informasi tentang doktrin-doktrin teologi, serta implikasinya terhadap perkembangan spiritualitas dan pendidikan keagamaan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi bahwa teknologi digital, seperti platform pembelajaran online, aplikasi Alkitab digital, kecerdasan buatan (AI), dan media sosial, menyediakan akses pengetahuan teologis yang lebih luas, memperkuat interaksi komunitas iman, dan memfasilitasi model pembelajaran yang lebih fleksibel. Namun, penulis juga menyoroti tantangan yang muncul, termasuk risiko terjadinya misinformasi teologis, menurunnya bahkan hilangnya kedalaman refleksi spiritual, dan ketergantungan berlebihan pada teknologi. Hal ini menyebabkan penulis tertarik membahas topik peran teknologi digital di era teologi modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam teologi modern membawa peluang besar bagi perkembangan ilmu dan praktik iman, tetapi tetap memerlukan pendekatan kritis dan etis agar tetap selaras dengan dasar-dasar teologis yang benar.
Copyrights © 2025