Konsep hari pembalasan merupakan salah satu tema sentral dalam Al-Qur’an yang bertujuan membangun kesadaran manusia tentang realitas akhirat dan tanggung jawab moral atas setiap perbuatan. Salah satu metode Al-Qur’an dalam menegaskan pentingnya hari tersebut adalah melalui penggunaan ayat-ayat qasam (sumpah), yang berfungsi sebagai penegasan terhadap kebenaran yang seringkali diingkari oleh manusia. Artikel ini membahas tentang bagaimana sumpah-sumpah dalam Al-Qur’an, khususnya dalam surah al-Qiyāmah, menjadi sarana penguatan terhadap kepastian hari kiamat dan mengandung pesan keimanan yang mendalam. Melalui pendekatan ilmu Aqsām Al-Qur’ān, artikel ini menelaah struktur dan fungsi sumpah, mulai dari al-muqsam bih hingga al-muqsam ‘alaih, serta menyoroti keterkaitan makna simbolik antara objek sumpah dan pesan yang ingin ditegaskan. Penafsiran dari para mufassir seperti Ibn Kathīr dan Wahbah al-Zuḥaylī turut diuraikan untuk memperkaya pemahaman terhadap makna dan hikmah sumpah dalam Al-Qur’an. Studi ini menunjukkan bahwa sumpah-sumpah dalam Al-Qur’an bukan sekadar gaya bahasa, melainkan sarana dakwah yang efektif untuk membangun kesadaran dan keimanan umat Islam.
Copyrights © 2025