Pelanggaran lalu lintas oleh remaja di bawah umur menimbulkan masalah sosial besar di Indonesia, karena mengancam keselamatan pribadi dan orang sekitar. Banyak anak mengendarai motor tanpa SIM, serta kurang paham tentang aturan dan risiko di jalan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi penyebab dan langkah pencegahan perilaku itu. Metode kualitatif digunakan, meliputi wawancara dengan siswa, orang tua, dan polisi, plus analisis data pelanggaran. Hasilnya menunjukkan penyebab utama seperti disiplin sosial yang rendah, pengawasan keluarga yang lemah, pengaruh teman sebaya, dan penegakan hukum yang kurang. Berdasarkan teori disiplin sosial, perlu diperkuat peran keluarga, sekolah, dan aparat hukum untuk membiasakan anak-anak dengan kedisiplinan dan tanggung jawab saat berkendara.
Copyrights © 2025