Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII C SMPN 1 Mataram, khususnya dalam pembelajaran materi lingkaran. Proses pembelajaran yang masih cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan keaktifan siswa menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan hasil belajar siswa belum maksimal. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang mencakup empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar untuk mengetahui persentase ketuntasan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar yang awalnya sebesar 60% pada siklus I meningkat menjadi 87,5% pada siklus II, dengan rata-rata nilai yang juga naik dari 69,65 menjadi 81,6. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Model ini juga dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif dan bermakna di kelas.
Copyrights © 2025