Daun binahong merupakan tanaman obat yang dimanfaatkan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit pada masyarakat Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Pengetahuan tersebut diperoleh secara turun temurun dan belum pernah didokementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnobotani tanaman binahong meliputi habitat, morfologi, kandungan senyawa aktif dan pemanfaatannya oleh masyarakat Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah Random Purposive Sampling meliputi observasi, wawancara terhadap 100 informan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman binahong tumbuh pada habitat pekarangan rumah (budidaya) dan tumbuh liar. Morfologi batang tanaman binahong ini memiliki warna hijau kemerahan, daun berbentuk jantung, dan bunga majemuk kecil berwarna putih. Kandungan senyawa aktifnya meliputi flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, triterpenoid, dan polifenol. Pemanfaatan daun binahong dengan cara rebus, dihaluskan dan digunakan secara langsung untuk pengobatan luka luar, asam urat, hipertensi, dan jerawat. Pengetahuan pemanfaatan tanaman binahong didominasi oleh generasi orang tua (88%) dibandingkan remaja (14%).
Copyrights © 2025