Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kedisiplinan berpakaian di Pondok Pesantren Tgk Chiek Eumpe Awee, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi metode yang digunakan oleh ustadz dan ustazah dalam menanamkan kedisiplinan berpakaian kepada santri, serta menilai pengaruhnya terhadap pembentukan karakter dan kepribadian santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kedisiplinan berpakaian memiliki dampak positif terhadap internalisasi nilai-nilai kesopanan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap norma-norma Islam. Ustadz dan ustazah menerapkan metode uswah hasanah (keteladanan), metode edukatif (pengajaran langsung), serta metode preventif (pencegahan pelanggaran sejak dini). Faktor pendukung keberhasilan penerapan meliputi keterlibatan aktif pimpinan pondok, adanya peraturan tertulis, serta dukungan dari orang tua. Namun, beberapa tantangan tetap muncul, seperti pengaruh negatif media sosial, keterbatasan ekonomi santri, dan kurangnya pengawasan saat hari libur. Dengan demikian, penerapan disiplin berpakaian merupakan bagian integral dari pembinaan karakter santri dan harus dilakukan secara konsisten dan kolaboratif.
Copyrights © 2025