Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER

Rekonstruksi Teologi Islam: Rasionalitas dan Anti-Fatalisme dalam Pemikiran Muhammad Abduh Sebagai Basis Modernisme

Mariadi, Ahmad Mahrus (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

Abad ke-19 Masehi merupakan periode kritis bagi dunia Islam yang ditandai dengan stagnasi pemikiran (jumud), dominasi taklid, dan hegemoni kolonialisme Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara kritis konstruksi pemikiran teologi Muhammad Abduh sebagai respons terhadap krisis tersebut. Melalui metode kajian pustaka dengan merujuk pada karya-karya primer seperti Risalah al-Tauhid dan Tafsir al-Manar, penelitian ini menganalisis bagaimana Abduh merevitalisasi teologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaruan Abduh bertumpu pada harmonisasi antara akal dan wahyu, di mana akal ditempatkan sebagai mitra wahyu untuk memahami sunnatullah. Abduh secara tegas menolak paham fatalisme (Jabariyah) yang dianggap melemahkan etos kerja umat, dan menggantinya dengan konsep kebebasan manusia (free will) yang bertanggung jawab. Selain itu, Abduh mendekonstruksi pemahaman mukjizat agar selaras dengan rasionalitas hukum alam. Pemikiran teologis ini tidak hanya berdampak pada reformasi pendidikan di Al-Azhar, tetapi juga menjadi landasan bagi gerakan modernisme Islam di dunia, termasuk di Indonesia melalui Muhammadiyah dan Al-Irsyad. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teologi rasional Abduh tetap relevan sebagai fondasi etis dan intelektual bagi umat Islam dalam menghadapi tantangan modernitas.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jejakdigital

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah jurnal elektronik dan cetak Open Access Journal yang diterbitkan oleh Indo Publishing setiap 6 kali dalam setahun menyediakan forum untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel review dari kontributor, dan berita teknologi baru mencangkup multidisiplin ...