Pembangunan manusia merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi daerah, karena tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui aspek pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data panel, yang terdiri atas data time series dan cross section dari lima provinsi di kawasan Sumbagsel, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Jambi. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan menggunakan model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukan bahwa perimbangan memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, Belanja modal meemiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, Pendapatan asli daerah berpengaruh positif signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, secara simultan Dana Perimbangan, Belanja Modal dan Pendapatan Asli Daerah bersama-sama berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia.
Copyrights © 2025