Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Dana Perimbangan, Belanja Modal Daerah, Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kawasan Sumbagsel Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Analisis Data Panel 2015-2023) Sari, Melita; Budimansyah; Yulistia Devi
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i1.6234

Abstract

Pembangunan manusia merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi daerah, karena tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui aspek pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data panel, yang terdiri atas data time series dan cross section dari lima provinsi di kawasan Sumbagsel, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Jambi. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan menggunakan model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukan bahwa perimbangan memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, Belanja modal meemiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, Pendapatan asli daerah berpengaruh positif signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, secara simultan Dana Perimbangan, Belanja Modal dan Pendapatan Asli Daerah bersama-sama berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia.
Kualitas MP-ASI dan hubungan dengan status gizi pada anak penderita ISPA di Bengkulu Sari, Melita; Simbolon, Demsa; Rizal, Ahmad; Suryani, Desri; Jumiyati, Jumiyati
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 5, No 3B (2024): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v5i3B.1990

Abstract

Background: The 2022 Indonesian Nutrition Status Survey results show that the stunting rate reaches 21.6%, wasting 7.7%, and underweight 17.7%. Malnutrition problems in toddlers, especially those suffering from Acute Respiratory Infection (ARI), are often exacerbated by the provision of Complementary Feeding that does not meet nutritional standards. Therefore, greater attention to complementary feeding quality is essential to improving children's nutritional status and reducing the risk of ARI complications.Objective: To identify the relationship between the quality of complementary breastfeeding and nutritional conditions, such as underweight, wasting, and stunting, in children under two years of age suffering from ARI, as an urgent effort to address malnutrition problems and improve children's health in vulnerable communities.Methods: This study used a cross-sectional design with a target of toddlers aged 6-24 months who suffered from ARI, with a sample of 96 children. Data on complementary breastfeeding was collected through interviews using questionnaires, as well as weight measurements with digital scales and height with a lenghtboard. Statistical analysis using the Chi-square test.Results: Nutritional problems in two-year-old children with ISPA were found to be 44.8% underweight, 60.4% wasting, and 36.5% stunting. Complementary Feeding quality that did not meet the recommendations was significantly associated with the incidence of being underweight (p-value 0.035; OR 2.488), and wasting (p-value <0.0001; OR 6.657), but was not significantly associated with the incidence of stunting (p-value 0.95; OR 0.973).Conclusion: The quality of Complementary Feeding that does not meet nutritional standards in children with ARI is significantly related to the incidence of underweight and wasting.