Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sanitasi kamar sebagai faktor penentu reputasi Beverly Hotel Batam dengan menelaah standar ukuran kebersihan yang diterapkan, konsistensi penerapannya oleh staf housekeeping, dan persepsi tamu terhadap kualitas kebersihan hotel. Permasalahan utama yang diangkat adalah adanya ketidaksesuaian antara penerapan standar operasional prosedur (SOP) kebersihan dan penerapan praktik oleh staf housekeeping, yang kemudian memengaruhi persepsi tamu terhadap kualitas sanitasi kamar dan berdampak pada reputasi hotel di platform ulasan daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan dua belas informan, terdiri atas pihak manajemen, staf housekeeping, dan tamu hotel. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP kebersihan telah dilakukan secara rutin, namun belum sepenuhnya konsisten pada tingkat pelaksanaan di lapangan. Faktor kompetensi dan pelatihan staf menjadi penentu utama keberhasilan manajemen kebersihan, sementara transparansi komunikasi hotel kepada tamu berpengaruh signifikan terhadap persepsi reputasi. Sebagian besar tamu memberikan penilaian positif terhadap upaya kebersihan, meskipun masih ditemukan kekurangan kecil pada beberapa aspek detail kamar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reputasi hotel sangat dipengaruhi oleh sinergi antara manajemen kebersihan, kompetensi sumber daya manusia, dan strategi komunikasi layanan. Dengan memperkuat tiga aspek tersebut, Beverly Hotel Batam dapat meningkatkan citra profesional dan kepercayaan tamu dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025