Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran metode storytelling dalam meningkatkan kecerdasan linguistik anak, mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat metode storytelling dalam meningkatkan kecerdasan linguistik anak. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dianalisis dengan 1 reduksi data, display data, verivikasi dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan meode storytelling dalam meningkatkan kecerdasan linguistik usia 5-6 tahun., (2) Faktor pendukung penerapan metode storytelling dalam meningkatkan kecerdasan linguistik usia 5-6 tahun yaitu besarnya semangat guru dalam berstorytelling, antusias anak dan tersedianya sarana bercerita. Sebagai kesimpulan bahwa kemampuan berbicara anak dapat di tingkatkan dengan aktivitas tanya jawab seputar cerita yang didengar dan meminta anak untuk menceritakan kembali cerita atau kisah yang didengar menggunakan bahasa atau kalimatnya sendiri, selain itu anak juga bisa menanyakan kosakata yang kurang dimengerti dalam cerita yang didengar
Copyrights © 2025