Audit manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan alat evaluasi strategis untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan kepatuhan fungsi-fungsi pengelolaan tenaga kerja dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan fungsi SDM di PT. Yihong Novatex Indonesia, khususnya pada aspek kesejahteraan karyawan, prosedur pemutusan hubungan kerja (PHK), dan proses rekrutmen ulang pasca-PHK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada peristiwa PHK massal terhadap 1.126 karyawan yang dianalisis melalui tahapan audit pendahuluan, audit program (ICQ), dan audit lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SDM di perusahaan masih menghadapi kelemahan struktural yang signifikan. Permasalahan utama terletak pada tidak terpenuhinya hak-hak normatif pekerja, seperti keterlambatan pembayaran upah, tidak diterbitkannya slip gaji, dan tidak diserahkannya salinan perjanjian kerja. Selain itu, pelaksanaan PHK dilakukan tanpa prosedur hukum yang tepat, menunjukkan lemahnya sistem pengawasan internal dan minimnya komunikasi antara manajemen dan karyawan. Proses rekrutmen ulang pasca-PHK memang telah dilakukan sebagai langkah pemulihan hubungan industrial, namun belum sepenuhnya transparan dan terdokumentasi dengan baik. Hal ini menegaskan bahwa perusahaan perlu memberikan perhatian khusus pada penguatan sistem pengendalian internal, peningkatan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, serta pembangunan mekanisme komunikasi yang partisipatif dan berkelanjutan. Audit manajemen SDM terbukti menjadi instrumen penting dalam mendorong reformasi kebijakan, penguatan tata kelola perusahaan, serta terciptanya hubungan industrial yang adil, harmonis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025