Latar Belakang: Katharine Kolcaba awalnya menulis kenyamanan dengan pasien Alzheimer dan demensia. Kolcaba telah menulis beberapa artikel tentang cakupan keperawatan terkait teorinya. Ketika kolcaba mengembangkan teorinya, ia menggunakan penalaran logis, kolcaba menggunakan kerangka yang sudah ada sebelumnya untuk mensintesis atau mengidentifikasi jenis kenyamanan dan berdasar pengalaman, beliau melakukan pengembangan teori keperawatan untuk mengembangkan teori kenyamanan dan praktik, sebuah visi untuk perawatan dan riset kesehatan holistik. Ia juga memulai konsep analisis istilah, “comfort”. Katherine kolcaba mengumpulkan definisi, “kenyamanan” dari berbagai disiplin ilmu. Sejak itulah Katherine Kolcaba melandaskan kembali bahwa dalam pelayanan kesehatan harus ada suatu kenyamanan hingga ia membuat teori yang disebut “Comfort Theory and Practice: a Vision for Holistic Health Care And Research”. Tujuan: untuk memahami teori middle range Katharine kolcaba tentang kenyamanan dan mengaplikasikan dalam asuhan keperawatan. Metode: Pada penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian dengan Studi Kepustakaan (Library Research). Studi Kepustakaan adalah mempelajari berbagai buku referensi serta hasil penelitian sebelumnya yang sejenis dan berguna untuk mendapatkan landasan teori mengenai masalah yang akan diteliti menurut Sarwono (dalam Yeni 2024). Pada penelitian ini menggunakan buku, jurnal, makalah serta biografi tentang Katharine Kolcaba. Hasil Penelitian: Setelah dilakukan asuhan keperawatan nyeri sudah berkurang dan pasien dapat mengontrol nyeri. Kesimpulan: Dalam bidang penelitian, kolcaba menciptakan suatu instrumen penelitian dalam melakukan pengukuran level kenyamanan pada seorang pasien sebagai suatu tolak ukur capaian dengan menggunakan skala pengukuran kenyamanan pada lingkup rumah sakit dan lingkungan.
Copyrights © 2025