Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam konteks pembelajaran mengalami peningkatan signifikan, namun menimbulkan kekhawatiran terkait kejujuran akademik dan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dimensi etika dalam pemanfaatan AI oleh mahasiswa Indonesia serta merefleksikan peran perpustakaan digital dalam menjaga integritas akademik. Metode campuran digunakan melalui survei terhadap 30 mahasiswa dan wawancara mendalam dengan mahasiswa dan pustakawan. Hasil menunjukkan bahwa meskipun AI dianggap membantu menyelesaikan tugas, sebagian besar mahasiswa menyadari adanya dilema moral, seperti plagiarisme dan ketergantungan berlebihan. Perpustakaan digital diharapkan mengambil peran aktif sebagai pendidik literasi etika AI. Temuan juga menunjukkan pentingnya integrasi etika informasi dalam kebijakan institusional dan layanan pustaka. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pengguna dan pemanfaatan informasi, dengan menegaskan pentingnya peran institusi informasi dalam membentuk literasi teknologi yang humanistik.
Copyrights © 2025