Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan aktivitas bermain game online, khususnya pada remaja. Aktivitas ini sering dilakukan dalam durasi lama dengan postur tubuh statis dan ergonomi yang kurang tepat, sehingga berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran keluhan muskuloskeletal saat bermain game online pada siswa UPT SMA Negeri 1 Pangkep. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional menggunakan instrumen Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ) pada 80 responden. Hasil: Sebanyak 59 responden (73,8%) mengalami tingkat risiko rendah dan 21 responden (26,3%) risiko sedang, tanpa ada yang masuk kategori tinggi maupun sangat tinggi. Terkait tindakan perbaikan, 73,8% responden tidak memerlukan intervensi, sedangkan 26,3% mungkin perlu perbaikan. Kesimpulan: Bermain game online dalam durasi panjang dapat menimbulkan keluhan muskuloskeletal, sehingga diperlukan edukasi ergonomi, pengaturan postur, peregangan berkala, dan latihan penguatan otot.
Copyrights © 2025