Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana coffee shop berperan sebagai ruang belajar alternatif bagi mahasiswa UIN yang membutuhkan suasana belajar yang lebih fleksibel dan nyaman. Coffee shop semakin sering dipilih mahasiswa sebagai tempat mengerjakan tugas, membaca, atau berdiskusi, terutama ketika ruang belajar formal tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pengalaman belajar mahasiswa yang secara aktif memanfaatkan coffee shop sebagai ruang belajar. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi di beberapa coffee shop yang sering dikunjungi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coffee shop memberikan suasana yang mendukung konsentrasi melalui kenyamanan fisik, pencahayaan yang hangat, musik latar yang lembut, serta fasilitas seperti Wi-Fi dan akses listrik. Keberadaan pengunjung lain yang juga sedang bekerja terbukti memberi dorongan psikologis bagi mahasiswa untuk tetap produktif. Selain itu, fleksibilitas ruang dan waktu membuat mahasiswa lebih mudah menyesuaikan ritme belajar dengan kebutuhan pribadi. Lingkungan yang santai juga mendorong munculnya ide-ide baru dan membantu mengurangi kejenuhan dalam proses belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa coffee shop tidak hanya berfungsi sebagai tempat alternatif, tetapi juga membentuk kebiasaan belajar baru yang lebih dinamis, mandiri, dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan gambaran bahwa ruang belajar yang adaptif dan nyaman semakin penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik yang terus berkembang.
Copyrights © 2025