Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan abu sekam padi (ASP) sebagai substitusi sebagian semen dan slag nikel sebagai pengganti agregat halus terhadap daya serap air bata ringan berbasis Cellular Lightweight Concrete (CLC). Lima variasi campuran diuji, termasuk variasi normal sebagai kontrol, dengan kombinasi ASP dan slag mulai dari 2,5% hingga 7,5%. Pengujian dilakukan terhadap benda uji menggunakan campuran pasir 5,5 kg, semen 5 kg, air 3 liter, dan foam agent 11 gram. Hasil menunjukkan bahwa nilai penyerapan terendah terjadi pada variasi 2,5% ASP 0% Slag sebesar 17,337%, sedangkan nilai tertinggi dicapai pada variasi 5% ASP 7,5% Slag sebesar 25,126%. Empat dari lima variasi campuran memenuhi standar SNI 8640:2018 dengan batas maksimum penyerapan air sebesar 25%. Hasil ini menunjukkan bahwa abu sekam padi cenderung menurunkan daya serap air, sedangkan penambahan slag dalam kadar tinggi dapat meningkatkan porositas bata ringan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan material bangunan ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah industri dan pertanian secara optimal.
Copyrights © 2025