Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah berbagai sektor, termasuk teknologi keuangan (fintech). Salah satu layanan fintech yang paling populer di Indonesia adalah peer-to-peer (P2P) lending, yang menyediakan layanan pinjaman online dengan akses yang cepat dan mudah. Namun, meningkatnya minat terhadap pinjaman online telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti rendahnya literasi keuangan, perilaku pinjaman yang tidak bertanggung jawab, serta maraknya platform pinjaman online ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, kepercayaan, dan sikap keuangan terhadap niat mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara dalam menggunakan pinjaman online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara. Uji statistik seperti uji validitas, uji reliabilitas, dan pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis dan perilaku keuangan secara signifikan memengaruhi minat mahasiswa dalam menggunakan pinjaman online. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami risiko serta faktor-faktor yang memengaruhi perilaku peminjaman, sehingga dapat memberikan wawasan untuk meningkatkan literasi keuangan dan manajemen keuangan yang bertanggung jawab di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2025