Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk siswa kelas V di MI Al-Muhdhariyah No.07 Tokke, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang sebagian besar belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Modul dikembangkan berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan divalidasi oleh ahli materi, media, serta bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul berada pada kategori “layak digunakan dengan revisi ringan”. Implementasi modul menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dari rata-rata 61,49 sebelum penggunaan modul menjadi 81,24 setelah penerapan. Seluruh siswa berhasil mencapai KKM (100%), dan respon guru serta siswa menunjukkan tingkat kepraktisan yang sangat tinggi. Dengan demikian, modul ajar berbasis model CORE terbukti efektif dan praktis dalam meningkatkan hasil belajar IPAS serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025