Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar siswa sekolah dasar dalam memahami materi sifat-sifat bangun datar. Materi ini menuntut kemampuan menganalisis bentuk dan mengenali ciri khas setiap bangun. Namun, banyak siswa masih mengalami kesalahan dalam menyebutkan jumlah sisi dan sudut, serta keliru membedakan bangun yang memiliki bentuk serupa, seperti persegi dengan persegi panjang atau belah ketupat dengan layang-layang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis hasil soal siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep dasar geometri dan minimnya penggunaan media pembelajaran visual. Diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih konkret dan interaktif agar siswa dapat memahami materi secara lebih mendalam.
Copyrights © 2025