Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar berdasarkan langkah-langkah Polya, mencakup memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan melakukan pengecekan kembali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas III SD Negeri 02 Teluk Dalem Ilir, dengan teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap enam soal pemecahan masalah yang menuntut konversi satuan dan operasi hitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa telah mampu menuliskan informasi diketahui dan ditanyakan pada tahap memahami masalah, namun menunjukkan variasi pada tahapan selanjutnya. Siswa berkemampuan tinggi mampu menerapkan seluruh langkah Polya secara runtut dan akurat, melakukan konversi satuan dengan benar, serta mengevaluasi jawabannya, meskipun masih terdapat ketidaktelitian kecil pada konversi akhir. Siswa berkemampuan sedang memahami informasi dasar tetapi tidak konsisten menuliskan langkah penyelesaian serta mengalami kesulitan dalam representasi dan konversi satuan, sehingga hanya sebagian indikator proses matematika terpenuhi. Siswa berkemampuan rendah memahami prosedur secara lisan tetapi sering melakukan kesalahan konversi dan tidak menuliskan langkah secara sistematis, menunjukkan lemahnya kemampuan komunikasi dan representasi matematis. Penelitian menyimpulkan bahwa ketelitian konversi satuan, kelengkapan representasi, dan kemampuan komunikasi matematis merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemecahan masalah, sehingga diperlukan pembiasaan penulisan langkah yang runtut serta pendampingan dalam penerapan strategi Polya secara menyeluruh.
Copyrights © 2025