Abstrak — Keterbatasan akses listrik di daerah terpencil menjadi tantangan bagi operasional Unmanned Aerial Vehicle (UAV), khususnya dalam proses pengisian baterai. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengisian baterai berbasis panel surya pada ground station untuk menggantikan ketergantungan pada listrik konvensional. Sistem ini difokuskan dengan menggunakan baterai lithium-ion 18650 konfigurasi 4S3P serta baterai VRLA 12V untuk penyimpanan energi. Panel surya monocrystalline yang terintegrasi dengan Solar Charge Controller (SCC) Maximum Power Point Tracking (MPPT) digunakan untuk mengoptimalkan konversi energi. Energi dari panel surya dikonversi melalui SCC dan disalurkan ke baterai VRLA untuk proses pengisian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mengisi baterai secara mandiri dengan tegangan panel surya berkisar antara 21,2–23,0 V. Tegangan baterai meningkat secara bertahap, sementara arus dan daya pengisian menurun secara bertahap. Sistem ini menunjukkan kinerja sistem yang adaptif terhadap fluktuasi intensitas cahaya matahari tanpa bergantung pada jaringan listrik konvensional. Kata kunci— panel surya, pengisian baterai, baterai lithiumion
Copyrights © 2025