Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kesalahan murid dalam mengerjakan operasi perkalian, ditinjau dari pemahaman konsep matematika. Subjek dalam penelitian adalah 57 murid sekolah dasar di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan Newman’s Error Analysis (NEA) untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis-jenis kesalahan murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis murid masih tergolong rendah, dengan persentase ketuntasan hanya sebesar 24,2%. Murid masih banyak melakukan kesalahan dalam pengerjaan soal, dengan persentase kesalahan yang sangat tinggi pada indikator pertama dan ketiga, yaitu masing-masing 88,6% dan 94,7%, serta berada pada kategori sedang untuk indikator kedua sebesar 44%. Jenis-jenis kesalahan yang teridentifikasi meliputi reading error, comprehension error, transformation error, process skill error, dan encoding error. Kesalahan-kesalahan tersebut menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep perkalian menjadi faktor utama yang menyebabkan murid mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal operasi perkalian.
Copyrights © 2025