Pembelajaran matematika pada sekolah menengah pertama masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan bahan ajar yang terintegrasi dengan sistem digital sekolah serta kurangnya media pembelajaran bisa memfasilitasi pemahaman konsep secara interaktifnya. Di SMP Negeri 2 Arut Selatan, pemanfaatan Sistem Informasi Digital Akademik (SIDA) belum optimal sehingga prosesnya belajar mengajar, terkhusus pada materi Bangun Ruang Sisi Datar, belum sepenuhnya mendukung kebutuhan belajar siswa. Dengan demikian, tujuannya guna melaksanakan pengembangan bahan ajar matematika dengan basis SIDA untuk kelas VIII dengan memakai modelnya ADDIE. Secara khusus, studi ini bertujuan menghasilkannya bahan ajar valid, praktis, serta optimal dan menganalisa kelayakan dan keefektifannya dalam peningkatan pemahamannya konsep siswa. Subjeknya studi meliputi ahli materi, media, bahasa, guru matematika, serta 32 siswa kelas VIII. Tekniknya penghimpunan datanya yakni wawancara, observasi, angket validasi, serta tes hasil belajar. Temuan studi memperlihatkan bahan ajarnya yang dilaksanakan pengembangan mendapat nilainya kelayakan dari ahli materi besarannya 96,00%, ahli bahasa 95,00%, dan ahli media 99,00% dengan rata-ratanya 96,67% kategorinya sangat layak. Hasil uji coba memperlihatkan peningkatan nilai rata-ratanya dari 61,72 jadi 82,19 dengan nilainya N-Gain 0,53 kategorinya sedang. Responnya guru serta siswa yakni rata-ratanya 92,00% serta 89,30% memperlihatkan bahan ajar sangat praktis serta menarik dipakai. Simpulannya memperlihatkan bahwa bahan ajar matematika dengan basis SIDA layak, praktis, serta optimal pada peningkatannya pemahaman konsep serta literasi digital siswa pada pembelajaran matematika.
Copyrights © 2025