Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomianIndonesia karena jumlahnya yang besar dan kontribusinya terhadap PDB serta penyerapantenaga kerja. Meski demikian, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan sepertiketerbatasan modal, rendahnya literasi keuangan, minimnya legalitas usaha, serta rendahnyakemampuan digital. Pemerintah Kabupaten Tuban telah menjalankan berbagai program sepertipelatihan manajerial, pelatihan digital, serta fasilitas pembiayaan untuk meningkatkankapasitas UMKM, namun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh rendahnya akses teknologi,kemampuan inovasi, dan kesiapan pelaku usaha. Penelitian ini menyoroti kondisi UMKM diTuban serta bentuk pemberdayaan yang dilakukan pemerintah, dengan tujuan memberikangambaran mengenai hambatan, peluang, dan kebutuhan pengembangan UMKM agar mamputumbuh dan berdaya saing
Copyrights © 2025