Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan plyometrik terhadap peningkatan kecepatan dan daya ledak atlet sepak bola SMA Negeri 5. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest one group design. Subjek penelitian berjumlah 20 atlet yang dipilih secara purposif berdasarkan kriteria keaktifan dalam latihan dan kondisi fisik yang sehat. Program latihan plyometrik dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, menggunakan bentuk latihan seperti jump to box, depth jump, dan bounding. Pengumpulan data dilakukan melalui tes sprint 30 meter untuk mengukur kecepatan dan vertical jump test untuk mengukur daya ledak otot tungkai. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (p < 0,05) pada kedua variabel setelah perlakuan, dengan rata-rata waktu sprint menurun dari 5,20 ± 0,26 detik menjadi 4,80 ± 0,24 detik, serta tinggi lompatan meningkat dari 40,0 ± 3,2 cm menjadi 47,0 ± 3,5 cm.
Copyrights © 2025