Perkembangan teknologi kesehatan dalam beberapa tahun terakhir membawa perubahan besar terhadap praktik keperawatan. Salah satu inovasi tersebut adalah telenursing, yaitu pelayanan keperawatan jarak jauh yang dilakukan melalui media teknologi informasi. Sementara itu, perawatan tradisional berbasis tatap muka masih menjadi standar utama di berbagai fasilitas kesehatan. Jurnal ini meninjau 23 penelitian yang membandingkan efektivitas telenursing dan perawatan tradisional, terutama dalam pengelolaan penyakit kronis, edukasi kesehatan, pemantauan kondisi pasien, serta kepatuhan terapi. Hasil kajian menunjukkan bahwa telenursing menawarkan fleksibilitas, kemudahan akses, efisiensi waktu, serta peningkatan kepatuhan pasien, sedangkan perawatan tradisional tetap unggul dalam pemeriksaan fisik langsung dan kualitas hubungan interpersonal. Efektivitas telenursing sangat dipengaruhi oleh kompetensi digital perawat, kualitas sistem informasi, serta kesiapan pengguna. Integrasi keduanya berpotensi menciptakan model pelayanan keperawatan yang lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern.
Copyrights © 2026