Pelatihan literasi keuangan menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku usaha Virgin Coconut Oil (VCO), keripik, dan noken Papua karena mayoritas pelaku usaha mikro masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan Rendahnya literasi keuangan masih menjadi tantangan serius bagi pelaku usaha mikro di Papua. Keterbatasan dalam pencatatan arus kas, penyusunan anggaran, serta perencanaan usaha berdampak pada keberlanjutan dan pertumbuhan usaha mereka. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku usaha Virgin Coconut Oil (VCO), keripik, dan noken etnis Papua melalui pelatihan berbasis pendekatan partisipatif dan kontekstual dengan menggunakan modul ILO-GET AHEAD. Kegiatan dilaksanakan pada Mei–September 2025 di Kampung Kwadeware, Kabupaten Jayapura. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait pencatatan keuangan sederhana, penyusunan anggaran, perencanaan usaha, serta strategi pemasaran. Selain itu, peserta terdorong membentuk kelompok usaha untuk memperkuat jaringan ekonomi lokal. Kesimpulannya, literasi keuangan yang disusun secara kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan lokal terbukti efektif dalam memberdayakan pelaku usaha perempuan. Rekomendasi pengabdian menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor guna memperluas dampak program secara berkesinambungan.
Copyrights © 2025