Perkembangan pesat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) pada abad ke-21 menuntut lulusan Teknik Mesin untuk tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran etis dan tanggung jawab terhadap lingkungan, sejalan dengan amanah manusia sebagai khalifah fil ardhi. Penelitian ini bertujuan menutup kekosongan kurikuler dengan memasukkan nilai-nilai Islam, khususnya Khalifah (tanggung jawab ekologis) dan Maslahah (kemanfaatan sosial), ke dalam inti pembelajaran rekayasa. Penelitian mendefinisikan indikator operasional nilai-nilai tersebut, menilai sejauh mana kurikulum PTM UPI telah menginternalisasikannya, dan merancang model kurikulum terpadu yang tervalidasi. Menggunakan metode campuran dengan desain Sequential Explanatory, penelitian ini memadukan Systematic Literature Review (SLR), studi kasus kualitatif (analisis dokumen dan wawancara), serta survei persepsi mahasiswa. Hasil menunjukkan komitmen institusional UPI yang kuat, didukung tata kelola berkualitas dan pengakuan bintang 5 untuk tanggung jawab sosial. Implementasi nilai Islam terlihat melalui mata kuliah PAI/Etika Profesi dan Tridharma yang menghasilkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berkelanjutan, misalnya mesin pengolah sampah non-listrik, yang merealisasikan prinsip Istishlah dan menghindari Tabdzir. Model kurikulum terintegrasi ini berhasil membentuk insinyur yang kompeten secara teknis sekaligus memiliki kesadaran spiritual, siap menjalankan peran sebagai khalifah fil ardhi dengan fokus pada keberlanjutan umat dan lingkungan.
Copyrights © 2025