Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai Islam Dalam Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Upi: Menggali Ilmu Untuk Kemanfaatan Umat Dan Lingkungan Fida Ismaturrohman; Nabila Primasty Putri; Farhan Sebastian; Zyxa Yusran Yoga Tryaza; Jenuri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2552

Abstract

Perkembangan pesat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) pada abad ke-21 menuntut lulusan Teknik Mesin untuk tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran etis dan tanggung jawab terhadap lingkungan, sejalan dengan amanah manusia sebagai khalifah fil ardhi. Penelitian ini bertujuan menutup kekosongan kurikuler dengan memasukkan nilai-nilai Islam, khususnya Khalifah (tanggung jawab ekologis) dan Maslahah (kemanfaatan sosial), ke dalam inti pembelajaran rekayasa. Penelitian mendefinisikan indikator operasional nilai-nilai tersebut, menilai sejauh mana kurikulum PTM UPI telah menginternalisasikannya, dan merancang model kurikulum terpadu yang tervalidasi. Menggunakan metode campuran dengan desain Sequential Explanatory, penelitian ini memadukan Systematic Literature Review (SLR), studi kasus kualitatif (analisis dokumen dan wawancara), serta survei persepsi mahasiswa. Hasil menunjukkan komitmen institusional UPI yang kuat, didukung tata kelola berkualitas dan pengakuan bintang 5 untuk tanggung jawab sosial. Implementasi nilai Islam terlihat melalui mata kuliah PAI/Etika Profesi dan Tridharma yang menghasilkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berkelanjutan, misalnya mesin pengolah sampah non-listrik, yang merealisasikan prinsip Istishlah dan menghindari Tabdzir. Model kurikulum terintegrasi ini berhasil membentuk insinyur yang kompeten secara teknis sekaligus memiliki kesadaran spiritual, siap menjalankan peran sebagai khalifah fil ardhi dengan fokus pada keberlanjutan umat dan lingkungan.
Persepsi Mahasiswa terhadap Kebebasan Berpendapat di Indonesia Karyadi Dwi Nurally; Fida Ismaturrohman; Regan Fadhla Pradigfa; M Rakan Jahran; Sofwan Sofyandi; Ratna Fitria
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 3 No. 2 (2025): Juni: GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v3i2.5235

Abstract

This study aims to examine how university students perceive freedom of expression in Indonesia within the context of democracy and the digital age. A descriptive quantitative method was employed by distributing questionnaires to students from various universities. The findings reveal that most students view freedom of expression as a fundamental right in a democratic society. However, concerns were raised regarding potential restrictions through ambiguous regulations and the threat of legal sanctions. Social media platforms serve as the primary medium for expressing opinions, although risks such as digital harassment and criminalization persist. In conclusion, while students generally have a positive view of freedom of expression, they remain cautious about its possible repercussions. These findings suggest the need for stronger legal protections and improved digital literacy to ensure that freedom of expression remains safeguarded in a democratic system.