Penelitian ini berfokus pada strategi pengelolaan emosi anak pada ibu balita dalam program komunitas Kelas Ibu Balita (Mother of Toddlers Class) di Puskesmas D. Latar belakang penelitian ini berangkat dari temuan bahwa banyak orang tua belum memahami strategi yang efektif dalam menghadapi ledakan emosi anak balita dan cenderung merespons dengan marah atau menghukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan pengelolaan emosi pada ibu balita serta mengevaluasi efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan kemampuan ibu merespons emosi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan kuesioner Parenting Style Dimensions Questionnaire (PSDQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu menerapkan gaya pengasuhan otoriter dan mengalami kesulitan dalam mengelola emosi anak maupun dirinya sendiri.
Copyrights © 2025