Melunturnya budaya lokal di tengah globalisasi menjadi tantangan krusial yang mendorong pemerintah untuk mengembangkan desa wisata sebagai alat pelestarian budaya dan penggerak ekonomi. Desa Wisata Bumi Tirtayasa di Kabupaten Serang merupakan salah satu bentuk inovasi pemerintah dalam upaya melestarikan budaya Banten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis budaya di Desa Wisata Bumi Tirtayasa, Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan case study tipe instrumental tunggal dari Creswell, yang mengeksplorasi peran pemerintah sebagai motivator, fasilitator, dan dinamisator berdasarkan teori Pitana dan Gayatri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah berperan sebagai motivator melalui pendekatan inklusif. Sebagai fasilitator, pemerintah berupaya menyediakan infrastruktur dan pelatihan. Peran sebagai penggerak diimplementasikan melalui pengawasan dan inovasi permainan tradisional. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti sikap apatis masyarakat, kapasitas pemerintah yang terbatas, dan yang paling krusial adalah disorientasi konsep.
Copyrights © 2025