Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor psikologis seperti kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dan self-efficacy (SE) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa cerdas istimewa (CI) di SMPN 2 Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh CI di SMPN 2 Tasikmalaya dengan sampel yang diambil sebanyak 23 siswa CI dengan teknik puposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematis, angket untuk mengukur EQ dan SE, serta data sekunder mengenai IQ siswa. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa IQ secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis, berbeda dengan EQ dan SE yang menunjukkan kontribusi signifikan. Selain itu, secara simultan, kombinasi ketiga faktor psikologis ini memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa CI.
Copyrights © 2025