Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam perkembangan berpikir logis dan sistematis peserta didik. Namun, dalam praktiknya, banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep matematika, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD mempengaruhi hasil belajar matematika peserta didik kelas 8 di SMPN 2 Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model Kemmis dan MC Taggart yang dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan datanya adalah melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil pra siklus menunjukkan dari 42 peserta didik hanya 20 yang memperoleh nilai di atas KKM dengan persentase . Pada siklus I mengalami peningkatan sebesar dimana 28 peserta didik mendapat nilai di atas KKM dengan persentase dan pada siklus II meningkat sebesar , dimana persentase peserta didik mendapat nilai di atas KKM adalah . Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berhasil meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik pada materi lingkaran di kelas VIII F SMPN 2 Mataram.
Copyrights © 2025