Perkembangan teknologi digital telah mendorong inovasi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran yang interaktif dan menarik bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan literasi informasi siswa melalui penggunaan e-modul interaktif berbasis augmented reality dalam memahami mitigasi bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa kelas IV di SDN Pasirhalang, Kabupaten Sukabumi, yang dipilih menggunakan teknik pPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan literasi informasi siswa melalui penggunaan e-modul interaktif berbasis Augmented Reality (AR) dalam memahami mitigasi bencana. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya inovasi media pembelajaran berbasis teknologi digital yang mampu memberikan pengalaman belajar visual, kontekstual, dan interaktif bagi siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 30 siswa kelas IV SDN Pasirhalang, Kabupaten Sukabumi, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor literasi informasi siswa dari 50,83 pada pretest menjadi 71,73 pada posttest, yang mengindikasikan bahwa penggunaan e-modul berbasis AR efektif dalam membantu siswa mengakses, memahami, dan menafsirkan informasi terkait mitigasi bencana. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi teknologi Augmented Reality dalam pembelajaran mitigasi bencana berkontribusi positif terhadap peningkatan literasi informasi siswa sekolah dasar serta mendukung inovasi media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Copyrights © 2025