Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan peserta didik yang berintegritas dan beridentitas budaya kuat, terutama di tengah derasnya arus globalisasi yang memengaruhi perilaku generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Big Book berbasis cerita rakyat Doyan Nada dari suku Sasak sebagai sarana pembelajaran literasi dan penguatan karakter pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big Book “Doyan Nada” layak digunakan ditinjau dari aspek materi maupun media, serta efektif meningkatkan keterlibatan siswa dalam aktivitas membaca dan pembelajaran nilai karakter. Seluruh indikator keterlibatan pembaca menunjukkan respons “Ya” dari siswa, meliputi aspek visual, pemahaman teks, interaktivitas, keterlibatan emosional, dan reaksi pembaca. Media ini terbukti mampu menumbuhkan nilai karakter seperti kerja sama, keberanian, tanggung jawab, serta kepedulian melalui aktivitas membaca bersama dan diskusi reflektif. Dengan demikian, Big Book “Doyan Nada” valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media literasi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat pendidikan karakter siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025