Konveksi HIA sering kali mengalami penundaan dalam penyelesaian pesanan karena adanya kesenjangan antara kemampuan produksi dan kebutuhan pasar yang sebenarnya. Masalah ini timbul akibat pendekatan perencanaan produksi yang masih mengandalkan pengalaman masa lalu tanpa memperhitungkan kapasitas produksi yang ada, sehingga menciptakan ketidakharmonisan antara volume pekerjaan dan potensi produksi riil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas produksi melalui metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) guna memahami kemampuan produksi dan menentukan langkah-langkah untuk meningkatkannya. Tahapan penelitian mencakup perkiraan permintaan selama 12 periode mendatang, pembuatan Master Production Schedule (MPS), serta penentuan Bill of Capacity (BOC) untuk membandingkan kapasitas yang ada dengan yang diperlukan di setiap pos kerja. Temuan analisis mengungkapkan bahwa pos kerja menjahit memiliki kapasitas yang kurang memadai, sehingga menjadi faktor utama di balik penundaan produksi. Untuk mengatasi situasi ini, perusahaan direkomendasikan menambah jumlah pekerja atau menerapkan sistem kerja ekstra waktu agar kapasitas produksi mampu memenuhi kebutuhan pelanggan secara tepat waktu.
Copyrights © 2025