Artificial Intelligence, or AI, has emerged as a transformative force in Human Resource Development, known as HRD, reshaping traditional paradigms of workforce training, talent management, and employee engagement. This literature review aims to synthesize existing research on the impact of AI on HRD, exploring various applications, challenges, and opportunities. The analysis reveals that AI enhances HRD practices through data-driven decision-making, personalized learning experiences, and efficient performance assessments. Notably, AI technologies enable organizations to identify skill gaps, provide tailored training solutions, and predict future workforce needs. However, the integration of AI into HRD is not without challenges; concerns regarding data privacy, algorithmic bias, and ethical implications remain prevalent. This review highlights the necessity for organizations to develop ethical guidelines and transparency in their AI applications to foster trust among employees. Furthermore, the literature underscores a gap in understanding the socio-cultural impacts of AI on workforce development, suggesting the need for further interdisciplinary research. By articulating both the advantages and limitations of AI in HRD, this study aims to provide practical insights for HR practitioners aiming to harness AI's potential while navigating its complexities. Ultimately, this literature review contributes to the ongoing discourse on the role of AI in shaping future HRD practices, emphasizing the importance of human-centric approaches alongside technological advancements. Kecerdasan Buatan (AI) telah muncul sebagai kekuatan transformatif dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), yang dikenal sebagai HRD, mengubah paradigma tradisional dalam pelatihan tenaga kerja, manajemen talenta, dan keterlibatan karyawan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis penelitian yang ada tentang dampak AI pada HRD, mengeksplorasi berbagai aplikasi, tantangan, dan peluang. Analisis menunjukkan bahwa AI meningkatkan praktik HRD melalui pengambilan keputusan berbasis data, pengalaman belajar yang dipersonalisasi, dan penilaian kinerja yang efisien. Secara khusus, teknologi AI memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi kesenjangan keterampilan, menyediakan solusi pelatihan yang disesuaikan, dan memprediksi kebutuhan tenaga kerja di masa depan. Namun, integrasi AI ke dalam HRD tidak tanpa tantangan; kekhawatiran terkait privasi data, bias algoritmik, dan implikasi etis tetap menjadi isu yang dominan. Tinjauan ini menyoroti kebutuhan bagi organisasi untuk mengembangkan pedoman etis dan transparansi dalam penerapan AI guna membangun kepercayaan di antara karyawan. Selain itu, literatur menyoroti kesenjangan dalam pemahaman dampak sosial-budaya AI terhadap pengembangan tenaga kerja, menyarankan perlunya penelitian interdisipliner lebih lanjut. Dengan menguraikan baik kelebihan maupun keterbatasan AI dalam HRD, studi ini bertujuan memberikan wawasan praktis bagi praktisi HR yang ingin memanfaatkan potensi AI sambil menavigasi kompleksitasnya. Pada akhirnya, tinjauan literatur ini berkontribusi pada diskusi berkelanjutan tentang peran AI dalam membentuk praktik HRD di masa depan, dengan menekankan pentingnya pendekatan berorientasi manusia bersamaan dengan kemajuan teknologi.
Copyrights © 2025